Konstruksi

Mengenal Peralatan Mekanikal Elektrik dan Syaratnya

Mengenal Peralatan Mekanikal Elektrik dan Syaratnya

Mekanikal elektrik dilakukan secara tepat dengan memperhatikan syarat-syarat umum dan peralatan komponen mekanikal elektrik.

Perancangan Mekanikal Elektrik pada sebuah bangunan membutuhkan ketepatan. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan kinerja efektif dari rangkaian yang akan direncanakan. Perancangan tersebut juga tidak dimaksudkan untuk mendapatkan harga ekonomis serendah-rendahnya.

Tetapi, perancangan ditujukan untuk mempertimbangkan kegunaan utama sebuah bangunan. Maka dari itu, dapat disesuaikan dengan tingkat kebutuhan.

Perencanaan Mekanikal Elektrik memerlukan hubungan kerja sama antara mekanikal elektrikal dengan sipil arsitektur. Pekerjaan mekanikal elketrikal yaitu mempunyai sistem instalasi seperti sistem penerangan, beban listrik, sistem persebaran dan menambah ketersediaan daya listrik, teknik perkabelan, proteksi sistem pertanahan dan lain sebagainya.

Baca juga: Rental Alat Teknik

Syarat-Syarat Umum Mekanikal Elektrik

Pemahaman dalam teknik perancangan dan aturan umum sistem jaringan listrik diperlukan untuk mendesain rancangan instalasi penerangan. Pemasangan jaringan penerangan dapat dilakukan dengan mudah. Namun, perlu memperhatikan keamanan dan keselamatan sehingga dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki kecakapan di bidang kelistrikan. Perangkaian instalasi listrik perlu dilakukan sesuai peraturan yang berlaku karena memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Mengamankan manusia dan barang
  2. Ketersediaan tenaga listrik aman dan efisien

Ketentuan tersebut termaktub di dalam buku aturan instalasi atau PUIL tahun 1987. Tujuan penetapan tersebut untuk mencapai standarisasi dalam:

  1. Ukuran, keahlian dan kualitas barang
  2. Cara menggambar jaringan penerangan dan bagaimana kinerjanya

Terpenuhinya standarisasi dalam perangkaian instalasi listrik dan kualitas bahan material dapat memberikan jaminan keamanan dan efisiensi kelistrikan. Perencanaan instalasi listrik merupakan gambaran perencanaan dan jenis teknis yang digunakan untuk pegangan. Terutama dalam pemasangan instalasi kelistrikan yang terdiri atas :

  1. Gambar keadaan atau situasi letak rangkaian instalasi listrik dipasang secara jelas
  2. Gambar instalasi terdiri atas perencanaan tata letak, rencana hubungan peralatan rangkaian. Seperti hubungan lampu dengan saklar serta tanda terhubung saluran atau tidak.
  3. Diagram pengawatan pada suatu garis
  4. Gambaran secara menyeluruh berupa estimasi ukuran secara fisik dari peralatan yang terpasang, cara pasang kabel dan kinerja perangkaian listrik.

Peralatan Instalasi Mekanikal Elektrik

Peralatan yang dipakai dalam instalasi mekanikal elektrik sangat beragam. Jenis alat yang akan dipakai diharuskan sesuai dengan sifat dan kondisi ruangan. Berikut terdapat beberapa peralatan instalasi berkaitan dengan mekanikal elektrik pada sebuah bangunan :

Lampu Penerangan

Instalasi ini merupakan serangkaian atau jaringan listrik yang memebrikan energi listrik dalam berbagai kebutuhan penerangan. Selain itu, memiliki kegunaan untuk memberikan pencahayaan di dalam ruangan.

Baca juga: Harga Sewa Stamper

Saklar

Komponen yang harus ada di dalam instalasi mekanikal elektrikal yaitu saklar. Fungsi komponen ini sebagai pemutus sekaligus penyambung arus listrik dari ke sumber menuju beban listrik pada sebuah rangkaian tertutup.

Terdapat dua jenis sklar lampu pencahayaan yang dipakai dalam sebuah bangunan. Beberapa diantaranya yaitu:

  1. Saklar Ganda => Saklar ini memiliki fungsi untuk menyalakan sekaligus mematikan lebih dari satu buah rangkaian listrik.
  2. Saklar Tunggal=> Saklar ini memiliki fungsi untuk menghidupkan serta mematikan arus listrik yang terhubung pada satu rangkaian listrik maupun kelompok beban listrik.
  3. Kabel

Penggunaan kabel listrik di dalam mekanikal elektrikal yaitu sebagai penyalur dan penghubung arus listrik yang membentuk rangkaian antar komponen maupun pnghubung diantara komponen. Kabel listrik terdiri atas bahan konduktor dan isolator.

Bahan isolator sering digunakan dalam berbagai peralatan dan merupakan bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Salah satu contoh bahan ini adalah pada bahan pembungkus kabel. Sedangkan, bahan konduktor merupakan bahan yang mampu menghantarkan arus listrik. bahan penghantar arus listrik ini berupa aluminium dan tembaga.

Berdasarkan PUIL penghantar listrik yang dimanfaatkan untuk menyuplai peralatan listrik dapat dianggap tepat. Apabila memenuhi beberapa syarat berikut ini:

  1. Pengamanan kabel dinyatakan aman untuk menghindari arus beban berlebih
  2. Kabel dianggap aman dari korsleting
  3. Cirkuit Breaker MCB
    Arus listrik yang bergerak pada sebuah penghantar dapat memicu panas. Maka dari itu, dibutuhkan penghalang arus sebagai pengaman hantaran. Cirkuit Breaker merupakan sebuah peralatan untuk memutuskan arus listrik dalam sebuah rangkaian dalam sistem energi listrik dengan segala kondisi.
  4. Panel
    Panel merupakan susunan yang terdiri atas beberapa bidang untuk membentuk satu kesatuan dengan fungsi sebagai tenpat pengaturan arus listrik.  fungsi tersebut diantaranya, pembagian sekaligus pemutus arus listrik.

Setiap komponen mekanikal elektrik mempunyai syarat dapam pemasangan. Beberapa instalasi yang perlu diperhatikan syarat instalasinya seperti instalasi air bersih, sanitasi air, fire protection. Pompa, genset dan AC atau Tata Udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *